Sunday, July 27, 2014

4 Fakta yang Harus Anda Tahu tentang Diabetes




 Sekali mengidapdiabetes, maka Anda akan hidup bersamanya. Tentu Anda bisa mengendalikannya dan terus berusaha menerapkan pola hidup sehat, tapi ia akan selalu ada dan Anda akan selalu berhati-hati dengan diet dan tingkat kesehatan Anda. Siapapun dapat mengidap diabetes dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. 

Alasan genetik adalah faktor lain yang membuat Anda menderita diabetes. Kabar baik dari semua kabar buruknya, adalah fakta bahwa diabetes bisa dicegah, bahkan jika orang tua Anda mengidapnya. Anda harus mulai membuat perubahan dalam hidup untuk membebaskan diri dari diabetes. Inilah fakta tentang diabetes yang harus Anda tahu.



1. Tidak banyak orang yang sadar, hingga akhirnya terlambat sudah
Jika Anda merasa bahwa Anda ada dalam kemungkinan resiko mengidap diabetes, atur pola makan Anda, gaya hidup, pastikan Anda mengecek darah Anda tiap dua bulan sekali untuk cari tahu adakah bibitdiabetes di dalamnya. Anda tentu tak mau terlambat tahu, kan? Garis bawahi bahwa diabetes bisa diatasi dengan makanan yang benar, olah raga, dan sedikit pengobatan.

2. Diabetes akan memancing penyakit hati dan kebutaan
Diabetes yang tak dikendalikan akan membuat hati bermasalah dan bisa menyebabkan kebutaan. Maka, cek kadar gula Anda dengan rutin. Jangan menyerah pada godaan. Jangan rusak diet Anda!

(Baca juga: 5,7% Penduduk Indonesia Idap Diabetes Tipe 2)

3. Berhati-hatilah dengan luka yang terbuka ketika Anda diabetes
Luka yang terbuka, tidak dibalut, juga harus menjadi perhatian Anda. Luka ini menghabiskan waktu lama untuk sembuh dan ada kemungkinan besar Anda akan terinfeksi. Terutama lengan kakilah yang rentan dengan masalah ini. Selalu pakai alas kaki ketika keluar rumah. Jikapun tak memakainya, pastikan Anda cuci kaki dengan hati-hati setelah masuk rumah.

4. Jika obesitas menyebabkan diabetes, Anda bisa memilih operasi bariatrik.
Bariatrik atau operasi penurunan berat badan adalah cara yang baik untuk mengontrol diabetes jika Anda termasuk pengidap obesitas. Kontrol ke dokter jika itu menjadi pilihan terakhir Anda untuk mengatasi penyakit komplikasi lainnya.

Diet yang tepat dan olah raga tidak hanya berguna untuk menjaga tingkat diabetes Anda, tapi juga membantu Anda untuk bertahan dalam waktu yang lama. Makan yang sehat, hidup yang sehat.(magforwomen)

Friday, July 25, 2014

5 Mitos Diabetes di Indonesia

 Diabetes adalah masalah serius. Namun banyak yang menganggap enteng. Dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD, KEMD - Staff divisi Metabolik Endokrin, Departemen IPD FKUI/RSCM mengatakan bahwa ada 5 mitos diabetes di Indonesia. Apa saja itu?
  1. Sulit memahami bahwa diabetes adalah masalah yang lama dan pelik
  2. Tidak akan berobat kalau tidak ada keluhan
  3. Berpikir bahwa bisa diobati dengan satu obat saja
  4. Berpikir bahwa obat untuk diabetes akan merusak ginjal
  5. Takut pada jarum

5 mitos diabetes di Indonesia ini terungkap dalam  acara Peluncuran New Accu –Chek Active Solusi Tepat Bagi Diabetisi di
Scusa Restaurant, Intercontinental Jakarta Mid Plaza Hotel pada Rabu 21 Mei 2014 lalu.
(Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Diabetes)

Maka pasien diabetes perlu aktif dalam mengendalikan gula darah. Salah satunya melalui aktivitas Swa Monitoring Gula Darah (SMGD).
Swa Monitoring Gula Darah (SMGD) terstruktur memiliki peran yang sangat penting bagi diabetisi.
SMGD berperan untuk memantau kadar gula darah dan memudahkan diabetisi maupun dokter dalam menyesuaikan dosis obat dan juga dapat membantu dalam program pengelolaan diabetes. Dengan demikian, kadar gula darah dalam tubuh dapat tetap terkontrol dengan baik untuk menghindari terjadinya komplikasi diabetes.

Thursday, July 24, 2014

Setiap Enam Detik, Satu Penderita Diabetes Meninggal



Pencegahan diabetes di dunia tak kunjung menemukan titik terang. Justru, prevalensi masyarakat yang terkena diabetes serta angka kematian akibat diabetes mengalami kenaikan.


"Sebanyak 360 juta penduduk dunia terkena diabetes. Jika pada tahun 2011 lalu setiap tujuh detik seorang pasien diabetes ditemukan meninggal dunia, tahun 2013 pasien meninggal akibat diabetes ditemukan setiap enam detik. Faktanya, kasus diabetes di dunia memang belum kunjung membaik," ujar dr. Saukhat M. Sadikot, presiden International Diabetes Foundation saat menjadi pembicara dalam perhelatan "Global Diabetes Forum" yang diadakan PT. Kalbe Farma Tbk bersama Persadia dan Papdi, di Kuta, Bali, siang (18/1) ini.
Sementara di Indonesia, perlahan tapi pasti prevalensi diabetes pun terus mengalami kenaikan.
"Pada tahun 2011, pasien diabetes di Indonesia sebanyak tujuh juta penduduk. Tahun 2012, bertambah menjadi 7,1 juta penduduk. Akan tetapi pada tahun 2013 lalu, peningkatan sangat drastis, yaitu mencapai 8,5 juta," ungkap Prof. Sidhartawan Soegondo MD, PhD, FACE, saat menjadi pembicara di acara sama.
Seperti diketahui, berdasarkan survei Diabetes Atlas yang dilakukan IDF tahun 2013, ASEAN merupakan wilayah dengan jumlah penyandang diabetes terbesar di dunia. Sebanyak 23 juta penderita dari total 381 juta penderita diabetes di dunia, berasal dari ASEAN.
(Annelis Brilian/tabloidnova.com)

Tuesday, July 22, 2014

Labu adalah sayuran manis yang baik jika dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun, beberapa mitos mengatakan kalau labu berbahaya bagi penderita diabetes. Mitos itu tidaklah benar. Ada baiknya mengetahui beberapa fata dari labu kuning ini.

  • Indeks glikemik. 
    Labu memiliki indeks glikemik yang sangat rendah. Indeks glikemik merupakan ukuran kecepatan makanan diserap menjadi gula darah. Makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi, seperti kentang dan nasi putih, tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

  • Labu dapat menyembuhkan pankreas. 
    Insulin diproduksi oleh pankreas dan ketika itu tidak berfungsi dengan baik, Anda bisa menderita diabetes. Nah, labu telah terbukti dapat menyembuhkan jaringan pankreas.

  • Tingkat pencegahan. 
    Mencegah lebih baik daripada mengobati. Sebelum menderita diabetes, Anda dapat mengambil tindakan pencegahan dengan mengonsumsi labu secara teratur. Hal ini dapat menurunkan risiko diabetes.
Untuk mengambil manfaat labu, kita bisa mengolahnya dalam beberapa bentuk. Kita dapat membuat hidangan pie labu yang lezat dan menggoda. Tambahkan kayu manis dan pala untuk memperkuat aroma pie yang kita buat. Atau rebuslah labu dan dimakan sebagai makanan penutup. Ingat, jangan menambahkan gula pada labu rebus tadi. Cara lain adalah dengan memasak labu dengan dipanggang atau direbus.
Cobalah para penderita diabetes mengonsumsi labu ini sebagai alternatif mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. (boldsky-intisari)

Shutang calcium Tiens obat herbal diabetes mengandung ekstraksi labu merah sehingga dapat menghasilkan insulin alami.

Monday, July 21, 2014

Sering Makan Tidak Teratur, Awas Diabetes

Dokter spesialis penyakit dalam dan diabetes Universitas Sumatera Utara, dr Dharma Lindarto SpPD-KEMD mengatakan, penyebab seseorang mengalami penyakit diabetes atau kencing manis, adalah pola makan tidak teratur dan gizi kurang seimbang.
"Orang yang terkena penyakit diabetes ini juga tidak pandang bulu, baik berusia muda maupun dewasa, warga negara mana maupun warna kulit," katanya dalam ceramah awam diabetes di kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin.
Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Medan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-65 Pemprov Sumut.
Dharma mengatakan, diabetes adalah suatu kondisi gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah atau "hiperglikemia".
Diabetes tersebut, menurut dia, disebabkan karena tubuh kekurangan insulin atau jumlah insulinnya cukup, namun tidak mampu bekerja dengan baik.
"Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah, yang bekerja dengan cara merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula, dan meningkatkan jumlah gula yang disimpan dalam hati.Mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula," ujarnya.
Dia menyebutkan, ciri-ciri gejala diabetes itu, mudah haus dan lapar, sering buang air kecil, berat badan berkurang tanpa sebab yang jelas, dan cepat lelah dan mengantuk.
Gejala lain yang mungkin timbul, yakni mudah terkena infeksi, luka sulit sembuh, sering kesemutan terutama di kaki, sering timbul bisul, dan penglihatan kabur.
Lebih lanjut Dharma mengatakan, pemeriksaan gula darah secara mandiri merupakan usaha yang terpenting dalam pengendalian diabetes.

Selanjutnya, jelasnya, untuk mencapai gula darah yang terkendali, lakukan pemeriksaan gula darah beberapa kali sehari atau sesuai petunjuk dokter.
Diet atau pola makan yang seimbang, olahraga, secara teratur dan disiplin dalam minum obat.
"Mencatat dan mengevaluasi hasil tes gula darah dengan catatan harian atau memantau gula darah terakhir," kata alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) itu. (vemale)

Saturday, July 19, 2014

Sayuran Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit yang mematikan dan menakuti banyak orang, Seringkali tidak disadari oleh banyak orang karena penyakit ini bisa jadi akibat gaya hidup selain karena faktor keturunan.
Adapun untuk mengatasi penyakit seperti ini memang harus mengonsumsi makanan sehat. Namun tidak sembarang makanan sehat bisa dikonsumsi, bahkan sayur-sayuran. Berikut ini beberapa sayuran yang tak boleh dikonsumsi mereka yang mengalami diabetes.


Tomat
Tomat adalah salah satu jenis buah, namun bisa dikategorikan sebagai sayuran. Meski mengandung asam, namun pada dasarnya buah tomat ini manis. Hindari tomat mentah atau sekalipun dimasak, jangan terlalu banyak mengonsumsinya.
Kentang
Kentang adalah salah satu makanan dengan kandungan gula yang tinggi, selain itu juga mengandung pati yang tinggi sehingga tidak disarankan bagi mereka yang mengalami penyakit gula. Sebisa mungkin hindari makanan dengan bahan dasar kentang.
Buncis
Buncis memang bukan makanan manis, namun mereka mengandung pati. Anda harus menghentikan konsumsi makanan seperti ini. Sekalipun bisa mengonsumsinya, harus berupa buncis rebus atau dioven dan dalam porsi yang kecil.
Jagung
Jagung mengandung gula, terutama jagung manis. Bahan sayuran yang satu ini memang termasuk salah satu sayuran manis dan mengandung pati tinggi. Jadi, hindari konsumsi jagung dalam bentuk apapun.
Makanan Yang Dibungkus Daun
Hindari makanan yang dibungkus daun, apalagi daun pisang. Dilansir dari boldsky, kandungan gula dan pati di dalamnya sama kadarnya dengan pisang yang dihasilkan.
Ubi
Ubi manis merupakan makanan yang masih satu keluarga dengan kentang. Namun ubi manis mengandung glikemik yang lebih tinggi. Meski sehat, jangan konsumsi makanan ini, Ladies.
Hindari makanan ini dalam menu Anda bila mengalami diabetes. Bagi Anda yang masih sehat, jaga asupan gula Anda agar selalu berimbang. (vemale)

Tuesday, July 15, 2014

5 Makanan Yang Bisa Melawan Diabetes

Diabetes sudah menjadi masalah kesehatan yang mengganggu banyak orang di dunia. Gangguan ini melibatkan puluhan juta orang. Diabetes dianggap sebagai gangguan yang mematikan karena bisa melanjutkan komplikasi serangan jantung, stroke, gagal ginjal dan kerusakan saraf.
Dilansir oleh Newsmaxhealth.com, diabetes dibagi jadi 2. Diabetes tipe 1 akan membuat penderitanya tidak dapat menghasilkan insulin yang diperlukan untuk memecah gula dan pati menjadi energi. Sedangkan diabetes tipe 2 membuat penderitanya tidak dapat menggunakan insulin dengan benar.
Cara memerangi diabetes adalah dengan pola makan. Inilah beberapa makanan yang dapat menurunkan gula darah:
Labu
Penelitian yang dilakukan East China Normal University menyebutkan bahwa bahan kimia dalam labu membantu meregenerasi sel pankreas yang rusak. Senyawa ini akan membuat pankreas memproduksi insulin. Labu yang dipakai adalah labu yang berwarna jingga.
FYI: Tiens Shutang Calcium juga mengandung bubuk labu merah sehingga baik sekali untuk penderita diabetes.
Kayu Manis
Walaupun namanya kayu manis, bahan makanan ini bersahabat dengan kesehatan Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tiga hingga enam gram kayu manis setiap hari dapat menurunkan kadar glukosa hingga 29 persen. Hal ini disebabkan karena kayu manis mengandung zat MHCP yang dapat memperbarui sel lemak untuk merespon insulin dan menghapus glukosa.

Buah Pome (Delima)
Buah pome atau delima memiliki khasiat yang sangat hebat untuk menjaga kesehatan manusia. Walaupun rasanya manis, para peneliti tidak melihat pengaruh manis itu pada kadar gula darah. Jus pome alami yang diminum setiap hari dapat menurunkan risiko kematian akibat diabetes.
Apel
Khasiat apel tidak diragukan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard University bahwa makan 2 porsi buah seperti apel, blueberry dan anggur dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebanyak 23 persen. Penelitian lain juga membuktikan bahwa orang yang rutin makan apel setiap hari akan menurunkan risiko diabetes sebanyak 20 persen.

Bawang Putih
Bawang putih sudah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional dalam banyak kebudayaan. Menurut .S. Department of Agriculture's Human Nutrition Center, bawang putih dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah. Dalam penelitian lain, bawang putih terbukti dapat menurunkan gula darah. Hak ini disebabkan karena bawang putih bisa merangsang pembentukan insulin.